Cita-Cita
Sang Pemimpi
Cita-cita adalah
sebuah tujuan di masa mendatang. Binatang kawin untuk memenuhi kebutuhannya,
makan untuk kenyang, beruang makan sekenyang-kenyangnya untuk hibernasi pada
musim dingin, seorang ayah bekerja keras untuk menghidupi keluarganya, atau
seorang Profesor menciptakan suatu karya ilmiah untuk kepentingan umat manusia,
itu semua merupakan tujuan.
Namun cita-cita
biasanya lebih luas dari sekedar tujuan, karena biasanya mencakup jangka
panjang, bukan hanya untuk sementara.
Dari beberapa
contoh tujuan di atas tentu kita bisa memilih mana yang baik, dan mana yang
kurang baik, bahkan buruk.
Sebagai Ciptaan
Allah yang paling sempurna, kita dianugerahkan nafsu sebagai hewan, akal
sebagai makhluk yang berpikir, dan kita juga dianugerahi hati nurani yang telah
terisi penuh oleh potensi-potensi kebaikan. Kemudian kita juga dianugerahi
perasaan, khayalan, angan-angan, mimpi dan lain sebagainya sebagai hasil dari
interaksi pikiran dan nafsu.
Gunakanlah semua
itu untuk kesuksesan kita di masa mendatang baik sebagai hamba Allah yang
senantiasa beribadah kepada Allah, atau pun sebagai khalifah yang bertugas
memakmurkan dunia ini.
Konseplah
cita-cita dengan menggunakan nafsu, namun kendalikan dengan pikiran dan hati
nurani, sehingga akan menimbulkan mimpi yang mulia dan luar biasa.
Kejarlah mimpi
itu seperti Arai mengejar Zakia Nurmala dalam film ‘Sang Pemimpi’, berusahalah seperti Mahar
mencari Tuk Bayan Tula dalam film ‘Laskar Pelangi’, atau seperti para pahlawan
yang membebaskan negeri ini dari para penjajah atau bahkan seperti Baginda
Muhammad menebarkan Islam di permukaan bumi ini.
Cita-cita adalah
sebuah mimpi yang luhur dan bisa membuat hidup lebih berarti, membuat semua
perbuatan memiliki nilai karena mempunyai tujuan yang jelas..
Bermimpilah
karena mimpi takkan mengganggu siapa pun, bermimpilah apa pun itu, karena mimpi
tak kan bisa dibatasi oleh ruang dan waktu, bermimpilah setinggi dan semustahil
mungkin, dan karena kita dan mimpi kita adalah ciptaan Tuhan, maka bermimpilah
atas dasar ridha-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar